Kamis, 01 November 2012

Keunikan Final Battle Datang Dari Ford Model A

Keunikan dalam pergelaran Final Battle Autoblackthrough 2010 datang dari hadirnya Ford Model A tahun 1903 milik Ferdin, 31, seorang kolektor benda-benda antik. Ini merupakan kali pertama Ferdin mencoba terjun sebagai kolektor otomotif, mobil kuno. Ditengah hingar-bingarnya modifikasi mobil-mobil tercanggih dan masa kini, Ferdin memiliki alasan mengapa ia datang kesini dengan koleksi mobil tuanya, "Saya memang memiliki interest khusus terhadap benda-benda antik dan saya mulai tertarik dengan mobil karena menurut saya mobil ini memiliki nilai sejarah dan boleh dibilang kehadiran Ford Model A ini merupakan tonggak sejarah dari mobil yang ada sekarang," ungkapnya.

Ford Model A memang termasuk salah satu mobil yang diproduksi pada masa peralihan dari kereta kuda ke peradaban yang lebih moderen, hal ini nampak tersurat dari bentuk dan modelnya yang masih layaknya kereta kuda atau biasa dikenal dengan istilah andong. Ferdin mendapatkan mobil ini pada seorang kolektor yang juga asal Jakarta dan pada waktu itu kondisinya tidaklah sebaik saat ini. Terlebih pada bagian dapur pacu yang mengharuskan mengalami peremajaan, spek-nya pun masih mengandalkan mesin standarnya yakni Flat-2 dengan sistem transmisi 2 percepatan.

Diakui oleh Ferdin diperlukan sebuah kesabaran dan semangat yang tinggi untuk membangun ulang mobil ini, terutama untuk spare part-nya yang sudah sanagt sulit diburu. Empat proses pengerjaan yang dilakukan saat membangun, pertama yakni mesin, renovasi bodi yang terbuat dari kayu jati berlanjut proses pengecatan setelah itu bagian akhir dilanjutkan pada perbaikan interior yang berlapiskan kulit.

Nilai originalitas merupakan faktor penting bagi seorang kolektor untuk tetap mempertahankannya. Sebab itulah proses jangka panjang dari modifikasi Ford Model A, Ferdin akan bertekad untuk menjaga dan melestarikannya keasliannya. Diakhir perbincangan, ia sempat menegaskan bahwa kita perlu juga melestarikan dan menjaga mobil-mobil antik seperti ini, karena bagaimanapun juga ini merupakan bagian dari sejarah kemajuan industri otomotif saat ini.
sumber:http://www.blackxperience.com/index.php?page=events-detail&aeid=1850

Sang Legenda Corolla 79

si legenda corolla KE30 atau corolla 79. Ya mobil produksi toyota ini keluaran tahun 1979. Mesti tahunnya udah tua banget, mobil ini masih banyak yang aktif alias mesinnya bandel. Dari segi penampilan mobil ini mirip dengan pendahulunya corolla 73 apalagi dari sisi depan. Perbedaan terlihat pada bagian belakang. Dimana mobil ini lebih memiliki buntut dibandingkan pendahulunya. langsung aja liat penampakannya

Holden Torana 1978, Bukan Mainan Hot Wheels

Holden Torana 1978, Bukan Mainan Hot Wheels 

 

Pekanbaru - Wajar kalau mobil ini menjadi mencolok di antara jajaran mobil-mobil modifikasi lainnya. Lihat saja tampilannya yang sudah sangat Amerika. Dan tentunya, Anda pasti langsung teringat pada mainan populer Hot wheels.

Inilah sedan Holden Torana yang memiliki akte kelahiran tahun 1978. Wujudnya telah mengalami reinkarnasi menjadi sedan muscle car khas Amerika. Dua pintu, grille bergaris, juga dua knalpot panjang dan suara derum mesin yang sangar.

Pertama-tama, sang pemilik, Andri Prabu, harus merombak total seluruh bodi Holden Torana ini. Selain menggusur dua pintu belakang, sehingga kini menjadi coupe dua pintu, atap juga kena papas, 8 cm depan dan 10 cm belakang.

Setelah itu, giliran lampu depan ditutup oleh grille bergaris khas mobil-mobil berotot di Amerika, sehingga dari tampang depan, mobil ini sudah lebih dari sekedar maskulin, tapi juga seolah menyimpan tenaga dasyat dibalik kap mesinnya.

Beranjak ke bagian buritan, unsur klasiknya sangat kental. Terutama dengan padanan ducktail yang menyatu dengan bokongnya, serta lampu rem yang dibiarkan bernuansa klasik. Di tengahnya, lubang tangki bensin menjadi pemanis.

Sedikit menengok ke bawah, kita akan menemukan ban-ban menggemaskan yang biasa disebut ban donut. Meskipun ukuran ke empat pelknya sama-sama 15 inci, tapi dua roda depan dan belakangnya beda ukuran, agar menambah kesan sebagain mobil berototnya Amerika.

Sedangkan suspensi dan lengan ayun yang menjadi tonggak bagi ke empat ban donut tersebut, Andri mempercayakan padanan kaki-kaki Holden Torana miliknya pada limbahan dari Mercedes-Benz yang memang sudah terkenal bandelnya.

Sentuhan terakhir, seluruh bodinya dilabur cat solid berwarna ungu yang manis, dengan detil dua garis silver dibagian tengah yang menjulur dari ujung kap mesin sampai ujung bagasinya. Klop sudah nuansa muscle car dari Holden Torana 1978 ini.

Sementara di dalam kabinnya, Andri sengaja membiarkan wujud aslinya tetap resik dan rapih seperti saat masa jayanya dulu. Berbagai indikator dan lingkar kemudinya tetap dipertahankan nuansa klasiknya.

Tapi Andri meminta maaf, untuk kontes kali ini, ia tidak membawa mesin khusus yang biasa ia gunakan untuk beradu kebut lintasan lurus (dragrace), jadi mesin standar Holden Torana berkode SL 2850, berkapasitas 3.000 cc 6 silinder segaris tetap dipasang di mobil ini.

"Saya puas dengan tampilan mobil ini, memang dari awal inginnya membuat mobil American Muscle. Dan ketika banyak orang bermain di aliran street racing, saya mengedepankan muscle car," cerita Andri ketika berbincang dengan detikOto di Pekanbaru.

Lumayanlah, setidaknya gelar the Best Muscle Car berhasil disabet mobil yang dikerjakan Diospeed Padang ini dalam gelaran kontes modifikasi Clas Mild Accelera Auto Contest Pekanbaru 2010.

 

Selasa, 10 Juli 2012

Penyabet Gelar King Nominee

Untuk ikutan kontes modifikasi mobil bertajuk Final Battle Autoblackthrough (ABT) kali ini Beyz, sapaan akrab pria berkacamata ini rela merubah mobil Renault tahun 1984 menjadi bukan seperti mobil Renault sesungguhnya, bentuknya yang old school atau tua menjadi daya tarik sendiri bagi Beyz. Meski suka dengan tampangnya yang tua bukan berarti Beyz tetap mempertahankan bentuk standar pabrikan, hampir semua bagian baik eksterior maupun interior ia rubah. Dengan tampilan Renault seperti yang sekarang ini anda lihat sangat sulit rasanya menemukan part asli bawaan pabrik jadi tak salah kalau juri ABT memilih mobil tahun 84 ini memegang gelar King Nominee. Mobil yang ia klaim bersejarah ini sudah menjalani beberapa kali tahap perubahan dan inilah tampang terakhir mobil yang dibagun dari nol.

Kita lihat bagian luar terdahulu, balutan cat kuning diseluruh mobil cukup membuat mata langsung tertuju kepada mobil ini, meski banyak yang berpendapat kuning adalah warna yang indentik dengan perempuan tapi Beyz menyanggah peryataan tersebut malahan dia beranggapan warna kuning itu adalah warna macho. "Tapi kuning dikonsep saya ya identiknya macho, machonya itu karena mobil-mobil Amerika kayanya macho ya, inikan konsepnya mengarah ke American style, saya suka kuningnya aja, ini bukan kuning biasa ini namanya Chrome Yellow, kalau misalnya kena cahaya dia ada efeknya," jelas Beyz. Selain warna, Beyz juga melakukan pergantian body kit menggunakan fiber glass dicustom, menambahkan aksesoris berupa suicide door dan duck tail dicustom. "Ini kan roadster ada setengah atap terus ada ada atapnya cuman untuk kontes kali ini saya buka ya karena jadi show car," Ungkap Beyz.

Cukup di sektor eksterior, melihat tepat di bawah kap sebuah mesin tua terpasang disini namun untuk mengakalinya agar tampil tidak terlalu tua maka ditambahakan sentuhan full chrome, swap to renaultzigt, webbe dcoe 40 mm, greedy oil catch tank dan masih banyak lagi. Tanpa dukungan kaki-kaki yang kokoh kenerja mesin tak berguna sama sekali, jadi untuk memberikan kesan kokoh dipilihlah velg hitam berukuran 20 inch yang diusung langsung dari Giovani Berlin, sedangkan untuk memberhentikan laju kendaraan dipasangkan rem berkinerja tinggi 6 pot dari WP Pro dan tidak ketinggalan pemasangan suspensi yang diambil dari Renault 21 GT Alpine.

Sepertinya cukup melintasi sektor luar, bagaimana dengan sektor interior ? Sungguh sporty dan sudah dilengkapi dengan nuansa entertaiment. Kita lihat bagian dashboard terlebih dahulu, disini tampak permainan fiber glass dicustom lalu ditambahkan beberapa perangkat pendukung kinerja seperti lingkar kemudi bergaya sporty dari Momo, speedometer tampak klasik dan lain sebagainya. Tak hanya dashboard saja ternyata dua buah jok sporty diberikan sentuhan yang sama yaitu terbuat dari bahan fiber glass. Tak mau ketinggalan soal musik, Beyz merelakan bagian belakang jok depan dipenuhi oleh tumpukan perangkat entertaiment seperti subwoofer 2 buah beserta speaker, tiga layar datar dan satu buah layar datar berukuran sedang. Nah bagaimana menurut anda tampilan mobil tua ini sekarang, sungguh mengesankan bukan !

sumber:http://www.blackxperience.com

Translate