
Untuk
ikutan kontes modifikasi mobil bertajuk Final Battle Autoblackthrough
(ABT) kali ini Beyz, sapaan akrab pria berkacamata ini rela merubah
mobil Renault tahun 1984 menjadi bukan seperti mobil Renault
sesungguhnya, bentuknya yang old school atau tua menjadi daya tarik
sendiri bagi Beyz. Meski suka dengan tampangnya yang tua bukan berarti
Beyz tetap mempertahankan bentuk standar pabrikan, hampir semua bagian
baik eksterior maupun interior ia rubah.

Dengan
tampilan Renault seperti yang sekarang ini anda lihat sangat sulit
rasanya menemukan part asli bawaan pabrik jadi tak salah kalau juri ABT
memilih mobil tahun 84 ini memegang gelar King Nominee. Mobil yang ia
klaim bersejarah ini sudah menjalani beberapa kali tahap perubahan dan
inilah tampang terakhir mobil yang dibagun dari nol.
Kita lihat bagian luar terdahulu, balutan cat kuning diseluruh mobil
cukup membuat mata langsung tertuju kepada mobil ini, meski banyak yang
berpendapat kuning adalah warna yang indentik dengan perempuan tapi Beyz
menyanggah peryataan tersebut malahan dia beranggapan warna kuning itu
adalah warna macho. "Tapi kuning dikonsep saya ya identiknya macho,
machonya itu karena mobil-mobil Amerika kayanya macho ya, inikan
konsepnya mengarah ke American style, saya suka kuningnya aja, ini bukan
kuning biasa ini namanya Chrome Yellow, kalau misalnya kena cahaya dia
ada efeknya," jelas Beyz. Selain warna, Beyz juga melakukan pergantian
body kit menggunakan fiber glass dicustom, menambahkan aksesoris berupa
suicide door dan duck tail dicustom. "Ini kan roadster ada setengah atap
terus ada ada atapnya cuman untuk kontes kali ini saya buka ya karena
jadi show car," Ungkap Beyz.

Cukup
di sektor eksterior, melihat tepat di bawah kap sebuah mesin tua
terpasang disini namun untuk mengakalinya agar tampil tidak terlalu tua
maka ditambahakan sentuhan full chrome, swap to renaultzigt, webbe dcoe
40 mm, greedy oil catch tank dan masih banyak lagi. Tanpa dukungan
kaki-kaki yang kokoh kenerja mesin tak berguna sama sekali, jadi untuk
memberikan kesan kokoh dipilihlah velg hitam berukuran 20 inch yang
diusung langsung dari Giovani Berlin, sedangkan untuk memberhentikan
laju kendaraan dipasangkan rem berkinerja tinggi 6 pot dari WP Pro dan
tidak ketinggalan pemasangan suspensi yang diambil dari Renault 21 GT
Alpine.

Sepertinya
cukup melintasi sektor luar, bagaimana dengan sektor interior ? Sungguh
sporty dan sudah dilengkapi dengan nuansa entertaiment. Kita lihat
bagian dashboard terlebih dahulu, disini tampak permainan fiber glass
dicustom lalu ditambahkan beberapa perangkat pendukung kinerja seperti
lingkar kemudi bergaya sporty dari Momo, speedometer tampak klasik dan
lain sebagainya. Tak hanya dashboard saja ternyata dua buah jok sporty
diberikan sentuhan yang sama yaitu terbuat dari bahan fiber glass. Tak
mau ketinggalan soal musik, Beyz merelakan bagian belakang jok depan
dipenuhi oleh tumpukan perangkat entertaiment seperti subwoofer 2 buah
beserta speaker, tiga layar datar dan satu buah layar datar berukuran
sedang. Nah bagaimana menurut anda tampilan mobil tua ini sekarang,
sungguh mengesankan bukan !
sumber:http://www.blackxperience.com